Cari di Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Uang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 April 2021

Review AsetKu Fintech P2P Lending

Kali ini kita akan melakukan review salah satu Fintech P2P Lending ternama di Indonesia yaitu AsetKu. AsetKu merupakan produk fintech dari PT Pintar Inovasi Digital.

Keunggulan:

  • Tingkat imbal suku bunga lebih tinggi bila dibandingkan fintech lain, seperti Investree.
  • Nilai TKB 90 per awal April 2021 adalah 100%. Nilai ini lebih baik bila dibandingkan dengan fintech lain pada umumnya.
  • Asetku bekerja sama dengan PT. Asuransi STACO Mandiri untuk menyediakan Asuransi Kredit Gagal Bayar.
  • Merupakan salah satu Fintech Lending yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Adanya kupon bonus dan referral.
Kelemahan:
  • Merupakan P2P Lending untuk pendanaan konsumtif. Secara umum, mempunyai resiko lebih tinggi bila dibandingkan dengan pendanaan produktif (modal kerja).
  • Tidak dapat menentukan atau memilih kemana pinjaman diberikan. Pemberi pinjaman hanya dapat menentukan jangka waktu peminjaman dan tingkat suku bunga.
  • Sulit untuk mendapatkan kesempatan pendanaan. Pendanaan harus berebut pada jam tertentu dan sering sekali tidak mendapatkan kesempatan.
  • Pendanaan lanjutan secara otomatis juga seringkali tidak berhasil.
  • Minimum pendanaan adalah 3 juta Rupiah. Lebih tinggi daripada batas minimum pada fintech lending lain.
  • Adanya perbedaan perlakuan antara pemberi pinjaman dengan modal kecil dan pemberi pinjaman dengan modal besar. Pemberi pinjaman dengan modal besar mempunyai kesempatan pendanaan yang lebih besar.

Minggu, 07 Maret 2021

Cara Memilih Pendanaan Pinjaman Aman pada Investree

Seringkali informasi tentang calon peminjam tidak diberitahukan secara jelas kepada pihak Lender. Akibat nya Lender akan sangat tergantung pada keakuratan grade scoring yang dilakukan oleh penyelenggara Fintech

Sayangnya proses grade scoring ini kadang mengeluarkan hasil yang tidak akurat. Sebagai contoh, kadang pinjaman dengan grade scoring A+ pada Investree, yang seharusnya memiliki penilaian paling bagus dan paling aman, dalam kenyataannya bisa menjadi default karena satu dan lain hal.

Oleh karena itu, perlu ada kehati-hatian dan selalu memperhatikan informasi lain sebelum memutuskan untuk memberikan pendanaan. Berikut ini adalah beberapa tips / petunjuk cara memilih pendanaan pinjaman yang aman melalui Fintech P2P Investree:

1. Hanya memilih pendanaan pinjaman dengan grade scoring A atau B.

2. Perhatikan bagian "informasi riwayat peminjaman".

A. Hindari memberikan pinjaman jika ada riwayat pembayaran terlambat

B. Hati - hati memberikan pinjaman jika riwayat pembayaran masih kosong  

C. Hati - hati bila rasio perbandingan antara pinjaman dalam penawaran, ditambah dengan pinjaman tersalurkan lebih besar daripada dengan riwayat pembayaran yang dipercepat ditambah dengan pembayaran tepat waktu.

3.  Perhatikan bidang usaha perusahaan peminjam. Jika secara global kinerja bidang usahanya sedang menurun, maka hati - hati dalam memberikan pinjaman.

4. Perhatikan bagian "informasi tagihan". Cari informasi sebisa mungkin mengenai perusahaan yang tercantum disana. Jika perusahaan tersebut mempunyai kredibilitas yang bagus, maka kemungkinan borrower juga merupakan perusahaan yang bagus.

5. Jangan melulu mengejar pendanaan dengan bunga atau imbal hasil yang besar. Tingkat imbal hasil 12 -16 % umumnya lebih aman daripada pendanaan dengan imbal hasil 18% ke atas.

6. Batasi pendanaan ke maksimum 2 atau 3 pinjaman saja per perusahaan. Ini bertujuan bila suatu borrower mengalami kesulitan, tidak banyak pendanaan kita yang terdampak.


Senin, 20 Juli 2015

Saving Bonds Ritel (SBR001)

Satu lagi alternatif investasi yang aman adalah Saving Bond Ritel (SBR) berseri SBR001 yang dikeluarkan oleh pemerintah Republik Indonesia.
 
Berikut detailnya:
 
1. Pembayaran Kupon Pertama Kali 20 Juni 2014
2. Tanggal Jatuh Tempo 20 Mei 2016
3. Jenis Kupon Mengambang dengan tingkat kupon minimal
(floating with floor)
4. Tingkat Kupon
 
  • Tingkat Kupon untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 31 Mei 2014 sampai dengan tanggal 20 Agustus 2014) adalah sebesar 8,75%, berasal dari Tingkat Bunga Penjaminan LPS pada saat penetapan sebesar 7,50% ditambah spread 125 bps.
  • Tingkat Kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada Tanggal Penyesuaian Kupon sampai dengan Jatuh Tempo.
  • Penyesuaian Tingkat Kupon didasarkan pada Tingkat Bunga Penjaminan LPS ditambah 125 bps. Tingkat Bunga Penjaminan LPS mengacu pada Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan untuk Bank Umum yang berlaku pada Tanggal Penyesuaian Kupon.
  • Tingkat Kupon Minimal (floor) sebesar 8,75%

Keuntungan dari investasi ini adalah:
 
  • SBR Minim Risiko Gagal Bayar. Risiko ini sangat minim karena adanya Undang Undang yang menjamin. 
  • Tidak ada Risiko Tingkat Bunga (Interest Rate Risk) dimana terjadi perubahan tingkat bunga di pasar yang berpotensi pada kerugian bagi investor. Risiko ini tidak akan dialami oleh investor SBR karena tingkat kupon SBR mengikuti tingkat bunga penjaminan LPS dengan jaminan tingkat bunga minimal (floor) sampai dengan jatuh tempo.
 
Sedangkan Kekurangan dari investasi ini adalah:
 
  • Risiko Likuiditas (Liquidity Risk) adalah risiko bila investor tidak dapat melikuidasi produk investasi dalam waktu yang cepat pada harga pasar. Karena tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan tidak dapat dicairkan sebelum jatuh tempo, untuk mengantisipasi risiko ini, investor SBR diharapkan melakukan diversifikasi.
 

Minggu, 19 Juli 2015

Gaji vs Biaya Hidup

Dalam Bahasa Inggris disebut Salary vs Living Cost.

Dua hal ini adalah wajib untuk menjadi pertimbangan kita sebelum menerima suatu pekerjaan terutama diluar kota atau diluar negeri. Tentunya yang diharapkan semua orang adalah mendapatkan "gaji" besar dengan "biaya hidup" yang kecil. Namun tak jarang ini sulit didapatkan.

Berikut ini ada 2 website atau situs yang bisa dijadikan perbandingan mengenai "salary" dan "living cost".
1. www.payscale.com
Pada website ini, kita dapat melihat perbandingan pendapatan antara satu pekerjaan dengan pekerjaan lain. Kita dapat juga melihat berapa pendapatan suatu pekerjaan pada Kota atau Negara lain diluar negeri. Website ini dapat membantu kita dalam melakukan negosiasi gaji dengan perusahaan.

2. http://www.numbeo.com/cost-of-living/
Pada website kedua ini, kita dapat melihat perbedaan "biaya hidup" antara satu kota / negara dengan kota / negara lainnya di dunia. Faktor - faktor yang ditampilkan lumayan lengkap, mulai dari harga makanan, transportasi, baju, sewa apartemen, sampai juga ke biaya internet.
Dari situ dapat dilihat bahwa seringkali "gaji" yang kelihatannya besar, sesungguhnya tidak terlalu besar karena "biaya hidup" di kota tersebut juga besar.
 

Kumpulan Sukuk Negara Ritel Indonesia (SR)

Berikut ini beberapa Sukuk Negara Ritel (SR) yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.


Nama Obligasi
Kupon (%)
Pembayaran Kupon Pertama
Jatuh Tempo
SR-005
6
27-Mar-13
27-Feb-16
SR-006
8.75
5-Apr-14
5-Mar-17
SR-007
8.25
11-Apr-15
11-Mar-18
SR-008
8.3
10-Apr-16
10-Mar-19
SR-009
6.9
10-Apr-17
10-Mar -20







Kumpulan Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

Berikut ini adalah beberapa Obligasi Ritel (ORI) yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Nama ObligasiKupon (%)Pembayaran Kupon PertamaJatuh Tempo
ORI0096.2515-Nov-1215-Oct-15
ORI0108.515-Nov-1315-Oct-16
ORI011
ORI012
ORI013
8.5
9.0
6.6
15-Nov-14
15-Nov-15
15-Nov-16
15-Oct-17
15-Oct-18
15-Oct-19

Selasa, 12 Mei 2009

Mendapatkan uang dengan Google AdSense

Anda suka menulis, punya akses ke Internet dan ingin mendapatkan penghasilan dari aktivitas yg anda lakukan?
Anda bisa mencoba memasukkan Google AdSense ke dalam blog/webpage milik anda.
Kuncinya adalah harus konsisten dengan isi serta rajin dalam mengupdate blog/webpage milik anda tersebut. Disamping itu jaga juga orisinalitas dan kebenaran informasi dari karya tulisan anda.

Berikut ini contoh tampilan report pendapatan dari Google Adsense.
Setelah mencapai $100, anda bisa mencairkan pendapatan anda.
Selamat mencoba :).