Cari di Blog Ini

Minggu, 04 Mei 2008

Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) adalah Obligasi Negara yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Agen Penjual di Pasar Perdana.

Sedangkan Obligasi Negara adalah Surat pengakuan utang jangka panjang (di atas 12 bulan)dengan kupon atau tanpa kupon, dalam denominasi rupiah atau valuta asing yang dijamin pembayaran kupon dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.

Risiko Berinvestasi di Sektor Keuangan

  • Risiko gagal bayar (default risk) adalah risiko dimana investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo. Investasi pada ORI terbebas dari risiko gagal bayar sebab Pemerintah berdasarkan undang-Undang SUN dan Undang-Undang APBN setiap tahunnya menjamin pembayaran kupon dan pokok SUN, termasuk ORI sampai dengan jatuh temponya.
  • Risiko pasar (market risk) adalah potensi kerugian bagi investor karena adanya kecenderungan penurunan harga ORI di pasar sekunder akibat kenaikan tingkat bunga (misalnya tingkat bunga SBI). Kerugian (capital loss) dapat terjadi apabila investor menjual ORI di pasar sekunder sebelum jatuh tempo pada harga jual yg lebih rendah dari harga belinya. Risiko pasar dalam investasi ORI dapat dihindari apabila pembeli ORI di pasar perdana tidak menjual ORI sampai dengan jatuh tempo dan hanya menjual ORI jika harga jual (pasar) lebih tinggi daripada harga beli setelah dikurangi biaya transaksi.
  • Risiko likuiditas (liquidity risk) adalah potensi kerugian apabila sebelum jatuh tempo Pemilik ORI yg memerlukan dana tunai mengalami kesulitan dalam menjual ORI di pasar sekunder pada tingkat harga (pasar) yg wajar. Apabila pemilik ORI membutuh-kan dana, ORI dapat dijadikan sebagai jaminan dalam pengajuan pinjaman ke bank umum atau sebagai jaminan dalam transaksi efek di pasar modal.

Kiat Berinvestasi pada ORI

  • Jika terjadi gejolak pasar.
    Tidak panik dan tetap memegang ORI sampai jatuh
    tempo.
    Investor tetap mendapatkan kupon setiap bulannya
    sampai jatuh tempo.
    Pokok ORI akan dibayar penuh (100%) pada saat jatuh
    tempo.
  • Jika ingin menjual ORI sebelum jatuh tempo.
    Menjual ORI pada saat harga pasar (harga jual) ORI
    lebih tinggi dari harga pembelian.

Sumber: Direktorat Surat Berharga Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, www.dmo.or.id

Beli ORI dimana?

Beberapa waktu yg lalu pemerintah kembali memasarkan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) kepada masyarakat. Kali ini adalah seri ke 4 atau ORI 004. Jangka waktunya adalah 4 tahun dengan kupon bunga 9.5% per tahun.

Adapun ke 18 Agen Penjual ORI 004 yg ditunjuk adalah:
1. PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
2. PT. Trimegah Securities Tbk
3. PT. Bank Central Asia Tbk
4. PT. Danareksa Sekuritas
5. PT. Reliance Sekuritas
6. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
7. PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk
8. PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk
9. Citibank N.A
10. PT. Bank Permata Tbk
11. PT. Bank Lippo Tbk
12. PT. Bank International Indonesia Tbk
13. PT. Pan Indonesia Bank Tbk
14. PT. Bank NISP Tbk
15. PT. Bank Bukopin Tbk
16. HSBC
17. PT. Bank Niaga Tbk
18. PT. Bank Mega Tbk.

Nah kembali ke pertanyaan diatas, pilih beli ORI dimana?
Untuk Pasar Perdana, menurutku lebih baik beli di tempat Anda sudah mempunyai rekening sebelumnya. Ini terutama untuk kemudahan dan menghindari biaya2 administrasi yang tidak perlu.

Misalnya Anda adalah nasabah BCA. Sebaiknya membeli melalui BCA saja. Semua nasabah BCA bisa membeli meskipun bukan termasuk pada nasabah prioritas.
Prosesnya cukup mudah, cukup mendatangi kantor cabang BCA terdekat (tidak perlu BCA prioritas)dan mengisi formulir pemesanan pembelian.
Bila sumber dana berasal dari tabungan (autodebet), pemesanan harus dilakukan pada cabang BCA dimana kita membuka tabungan. Setelah itu dana akan di-"lock" sesuai dengan jumlah pesanan kita. Adapun jumlah pembelian minimum adalah 5 juta rupiah dengan kelipatan 5 juta rupiah. Pesanan akan diteruskan kepada BCA Prioritas untuk diproses.
BCA Prioritas kemudian menerbitkan konfirmasi pemesanan kita sesuai dengan kuota yg ditetapkan oleh pemerintah.

Bunga Obligasi akan ditransfer tiap bulan melalui rekening BCA Anda. Untuk semua proses tersebut Anda hanya dikenakan biaya materai Rp 6000 untuk formulir pemesanan dan Rp 6000 untuk surat kuasa pendebetan dana (autodebet) dari rekening Anda.

Lihat jumlah tagihan

Mo bayar tapi tdk tahu berapa jumlahnya?

Link2 berikut ini mungkin berguna bila kita ingin mengetahui berapa jumlah tagihan yg harus kita bayarkan setiap bulannya.

Listrik/PLN: http://www.plnjaya.co.id/
Telepon/Telkom: http://www.telkom.co.id/billing/index.php

Nonton TV dengan lewat Internet

Bagi yg mungkin belum tahu, ternyata kita bisa nonton tv kesayangan kita lewat Internet.

Untuk Metro TV, masukkan alamat berikut pada internet browser anda.
mms://202.171.25.216/metro

Untuk Trans TV, masukkan alamat berikut pada internet browser anda.

mms://202.171.25.216/transtv

Sedangkan untuk RCTI dan SCTV, berikut ini adalah alamatnya. Namun anda harus mempunyai program real player pada komputer atau device anda:

rtsp://202.58.181.185/broadcast/rcti
rtsp://202.58.181.185/broadcast/sctv

Kualitasnya lumayan, namun tidak sebaik kalau kita nonton tv seperti biasa. Kelihatannya memang lebih didesain untuk ditonton lewat handphone atau mobile device.

Sabtu, 05 April 2008

Daftar nomor polisi untuk Corps Diplomatic di Indonesia

Berikut ini adalah daftar nomor polisi untuk Corps Diplomatic di Indonesia.

CD 12: Amerika Serikat
CD 13: India
CD 14: Britania Raya
CD 15: Vatikan
CD 16: Norwegia
CD 17: Pakistan
CD 18: Myanmar
CD 19: China
CD 20: Swedia
CD 21: Arab Saudi
CD 22: Thailand
CD 23: Mesir
CD 24: Perancis
CD 25: Filipina
CD 26: Australia
CD 27: Irak
CD 28: Belgia
CD 29: Uni Emirat Arab
CD 30: Italia
CD 31: Swiss
CD 32: Jerman
CD 33: Sri Lanka
CD 34: Denmark
CD 35: Kanada
CD 36: Brazil
CD 37: Rusia
CD 38: Afghanistan

CD 40: Republik Ceko
CD 41: Finlandia
CD 42: Meksiko
CD 43: Hongaria
CD 44: Polandia
CD 45: Iran
CD 47: Malaysia
CD 48: Turki
CD 49: Jepang
CD 50: Bulgaria
CD 51: Kamboja
CD 52: Argentina
CD 53: Romania
CD 54: Yunani
CD 55: Yordania
CD 56: Austria
CD 57: Suriah
CD 58: UNDP
CD 59: Selandia Baru
CD 60: Belanda
CD 61: Yaman
CD 62: UPU
CD 63: Portugal
CD 64: Aljazair
CD 65: Korea Utara
CD 66: Vietnam
CD 67: Singapura
CD 68: Spanyol
CD 69: Bangladesh
CD 70: Panama
CD 71: UNICEF
CD 72: UNESCO
CD 73: FAO
CD 74: WHO
CD 75: Korea Selatan
CD 76: ADB
CD 77: Bank Dunia
CD 78: IMF
CD 79: ILO
CD 80: Papua Nugini
CD 81: Nigeria
CD 82: Chili
CD 83: UNHCR
CD 84: WFP
CD 85: Venezuela

CD 86: ESCAP
CD 87: Colombia
CD 88: Brunei
CD 89: UNIC
CD 90: IFC
CD 91: UNTAET
CD 97: Palang Merah
CD 98: Maroko
CD 99: Uni Eropa
CD 100: ASEAN (Sekretariat)
CD 101: Tunisia
CD 102: Kuwait
CD 103: Laos
CD 104: Palestina
CD 105: Kuba
CD 106: AIPO
CD 107: Libya
CD 108: Peru
CD 109: Slowakia
CD 110: Sudan
CD 111: ASEAN (Yayasan)

CD 113: CIFOR
CD 114: Bosnia-Herzegovina
CD 115: Libanon
CD 116: Afrika Selatan
CD 117: Kroasia
CD 118: Ukraina
CD 119: Mali
CD 120: Uzbekistan
CD 121: Qatar
CD 122: UNFPA
CD 123: Mozambik
CD 124: Kepulauan Marshall